× -bahasa-

×
×
  • url:
×
×
×
2 0 0 0 0 0
2
   ic_mode_dark.png

Bayangkan seekor ikan sedang berenang tenang di sungai purba 66 juta tahun lalu. Tiba-tiba, langit berubah menjadi neraka. Jutaan ton batu pijar dari luar angkasa menghantam Bumi di wilayah yang sekarang menjadi Semenanjung Yucatán, Meksiko, membentuk kawah raksasa Chicxulub. Tabrakan itu melepaskan energi miliaran kali lebih kuat daripada bom atom modern dan menjadi awal kepunahan massal dinosaurus.

Di Dakota Utara, Amerika Serikat, para ilmuwan menemukan situs fosil luar biasa bernama Tanis yang diyakini merekam menit-menit pertama setelah asteroid itu menghantam Bumi. Yang membuat penemuan ini sangat penting adalah kondisi fosilnya seperti “dibekukan dalam waktu”. Ikan-ikan paddlefish kuno ditemukan terkubur mendadak oleh gelombang lumpur raksasa mirip tsunami yang menyapu kawasan tersebut. Banyak fosil masih dalam posisi alami seolah mereka m4ti secara mendadak tanpa sempat melarikan diri.

Penemuan paling mengejutkan adalah adanya butiran kaca mikroskopik yang disebut tektites di dalam insang ikan. Tektites terbentuk dari batuan yang meleleh akibat panas tumbukan asteroid lalu terlontar ke atmosfer sebelum jatuh kembali seperti hujan api. Artinya, ikan-ikan itu masih hidup ketika puing panas mulai turun dari langit dan mereka menghirup partikel tersebut tepat sebelum gelombang besar mengubur mereka. Bukti ini membuat Tanis menjadi salah satu lokasi pertama di dunia yang benar-benar merekam detik-detik awal kiamat dinosaurus secara langsung.

Saat asteroid menghantam, guncangannya diperkirakan setara gempa berkekuatan lebih dari magnitudo 11. Laut pedalaman purba di Amerika Utara langsung berguncang hebat, menciptakan arus air dahsyat yang menyeret lumpur, pohon, dan hewan ke satu tempat. Karena semuanya terkubur sangat cepat, detail peristiwa hari terakhir zaman dinosaurus dapat terawetkan dengan luar biasa hingga sekarang.

Bagi ilmuwan, situs Tanis bukan hanya kumpulan fosil, tetapi seperti kapsul waktu yang memperlihatkan bagaimana dunia berubah hanya dalam hitungan jam — dari planet penuh dinosaurus menjadi awal era baru kehidupan di Bumi.

Sumber: penelitian situs Tanis di Formasi Hell Creek oleh tim paleontologi dan geologi internasional, dipublikasikan dalam jurnal ilmiah seperti Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) dan laporan penelitian dampak asteroid Chicxulub.
https://www.facebook.com/share/p/18dxe6sQ5v/

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_dark.png night
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_dark.png ic_other.png
ic_comment.png Pesan
ic_argumen.png